|
sepatumerah adalah seorang perempuan, nyaris 30, gemar menulis dan jalan-jalan |
Dian's Shoes Story : on impulse.
Dear Okke, Saya ikutan yah? Karena saya bukan type orang yang dengan gampangnya jatuh cinta pada pandangan pertama, biasanya saya butuh waktu lama sekali sebelum memutuskan untuk membeli sepasang sepatu. Kalau ada sepasang sepatu yang bagus dan sepertinya layak dipakai di kaki, saya akan berpikir dahulu beberapa jam, atau beberapa hari. Kadang bahkan beberapa bulan. Kalau masih dimimpi-mimpikan dan diangan-angankan, baru deh saya cek apakah harganya sesuai dengan isi dompet atau tidak, dan setelah itu baru saya beli. Tetapi... Sepatu berwarna hijau jeruk nipis ini adalah sepatu pertama yang saya beli on impulse. Sepatu ini bermerk Diesel, jenisnya Piretta. Sebenarnya saya sudah jatuh cinta pada jenis sepatu ini sejak tahun 2004. Seorang teman pernah membelikan sepatu berjenis sama, tapi berwarna merah muda. Lalu suatu hari saat sedang bekerja, saya iseng membuka ebay, dan tidak disangka-sangka ada sepatu favorit saya berwarna hijau muda yang batas waktu auction-nya tidak lama lagi. Harganya yang ditawarkan pun cukup setengah saja dari harga pasaran. Tawaran yang menggiurkan, bukan? Tapi lalu saya berpikir lagi, warnanya itu loh... hijau ngejreng! Mau dipakai kemana coba? Tapi, tapi... tapi harganya murah. Tapi warnanya! Belum tentu cocok sama kulit! Tapi, tapi.. sebentar lagi auction-nya habis loh... jangan sampai kesamber orang. Sambil terus memperhatikan jam, saya pun cepat-cepat mengambil keputusan. Klik, klik, klik. Dalam sekejap mata, Diesel piretta hijau muda menjadi hak milik saya, dan hari itu saya pun resmi menjadi seorang shoesaholic. PS: Ngomong-ngomong, sejak tiga bulan yang lalu saya punya hobi baru loh, mengumpulkan kaos kaki! Ada yang mau membuat project kaos kaki mungkin? Dian, 22 tahun, arsitek. |