|
sepatumerah adalah seorang perempuan, nyaris 30, gemar menulis dan jalan-jalan |
Tukang Lenong's Shoes Story : Ulang Tahun di Taman Mini
Dear Mbak Okke,Loe tau komunitas Tukang Lenong nggak? Kalau nggak tau juga nggak papa, soalnya itu memang komunitas yang nggak penting, kok. :P Tapi neway, Tukang Lenong itu adalah kumpulan blogger [atau mantan blogger] yang tinggal [atau pernah tinggal] di Jakarta. Selain itu, para penghuni komunitas ini juga disatukan dengan kegemaran yang sama, melakukan hal-hal nggak penting tingkat kronis. Itu sebabnya milis kita selalu ramai dengan email-email one line tiap hari, [baca: chatting pake gmail]. Ya.. kita cinta banget sama gmail dan googlegroups. :P Dan tanggal 31 Maret kemarin komunitas Tukang Lenong ulang tahun yang kedua. Jadi untuk merayakannya, kita jalan-jalan ke Taman Mini. Seneng deh. Serasa kembali ke zaman TK atau SD dulu, waktu karyawisata jalan-jalan ke Taman Burung, Istana Anak-Anak ataupun nonton di Keong Mas. Sayang Taman Mini nggak semenakjubkan waktu kita kecil dulu. Selain karena mahal, [baik apa-apa musti bayar, mbak.. Dan nggak murah juga..] juga kumuh dan nggak terurus. Sedih juga ngeliatnya, karena akhirnya kita sadar, kenapa anak kecil [dan para orang tua] sekarang lebih senang pergi [atau ngajak] ke Mall dan main Play Station. Abisnya tempat [yang dulu pernah] semenarik Taman Mini aja udah nggak jelas gitu bentuknya. Tapi karena kita adalah komunitas paling nggak penting sejagat raya, itu semua nggak jadi masalah, karena kita sibuk melakukan hal-hal lain untuk membuat kita senang :P. Salah satunya dengan berfoto ria. [ya.. selain googlegroups, kita juga senang meng-abuse kamera] Salah satu hasilnya gw attach juga, mbak.. Dan tiba-tiba, beberapa orang dari kita berkumpul dan langsung memajang kaki masing-masing untuk dipotret. Hasilnya seperti foto yang gw kirim ini. Firtsly gw mikir, ini Cuma salah satu dari ke'nggak penting'an kita. Tapi kalau ditelaah lebih dalam lagi [halah telaah...], ternyata pertemanan kita telah menghasilkan cara berpikir yang mirip. Buktinya tanpa aba-aba, kaki kita langsung berjejer. Dan gw yakin kok, semua anggota barisan sepatu ini juga akan menganggap foto ini sebagai salah satu simbol pertemanan kita yang ajaib. Ajaib karena kita saling mencela dan menggosipkan diri masing-masing setiap saaat. Tapi lebih ajaib lagi karena semua celaan dan gosipan yang muncul tidak mengganggu hubungan itu :D Keterangan Gambar ki-ka: Sepatunya Jerry Adidas Super Star. Harga asli Rp. 420.000. Harga beli Rp. 150.000 pas lagi sale. Sepatunya Ciphie Puma Merah. Harga asli Rp. 300.000 an lebih. Harga beli dipotong 30% karena punya kenalan orang dalem Sepatunya Angga [nggak ada blog] Vans Tengkorak. Harga asli USD 37. Harga beli Rp. 300.000 harga diskon dari temen. Sepatunya Vanya Kappa Pink. Harga asli Rp. 120.000. Harga beli Rp. 108.000 pas lagi diskon. [Sebenernya itu sepatu juga hadiah dari pacar, sih. tapi karena belinya bareng jadinya tau harganya hehehehehe] :P Sepatunya Deta Gosh Oranye. Harga Asli lupa. Harga beli pokoknya di bawah Rp. 200.000 karena pas beli lagi diskon Sepatunya (adeknya) Prazz New Balance Item Kuning. Harga Asli nggak tau. Harga beli kurang dari Rp. 200.000 soalnya beli second dari temen adeknya di jogja Sepatunya Pepita [anaknya richoz ] Sepatu sendal pink gambar Violet Incridible. Sampai saat email ini dikirim masih belom ketauan harganya berapa dan beli di mana. Moral of the Picture: Anak-anak tukang lenong nggak akan beli sepatu kalo nggak diskon :P Pengirm: Komunitas Tukang Lenong Lokasi : Jakarta Indonesia Umur: 2 tahun Pekerjaan: Menyiksa Google Groups dan melakukan hal-hal nggak penting lainnya |