sepatumerah adalah seorang perempuan, nyaris 30, gemar menulis dan jalan-jalan |
Lipogram Project: Iga Kambing Bakar
Duh, ibu-ibu ini lho! Mbok kalo bikin lipogram jangan yang merangsang nafsu! Nafsu mamam maksudnya. Setelah Bunda Inong dan Mbak Hany *yang ini sih bikin pusing sebenernya, bukan laper*, kini giliran Hernov dengan iga kambing bakar-nya.Iga Kambing Bakar Kutipan: Mimpi tak berarti apa-apa, kecuali Anda bangun dan mengerjakannya. <Peter J Daniels> Percaya gak percaya, ini kali pertama gue makan daging kambing. Sebenernya dari kecil gue udah tau yang namanya kambing guling. Secara (kebetulan), dulu sering diajakin alm. Eyang untuk makan bareng di luar, selalu pilihannya ke Satay Khas Senayan. Nah, makanan fave-nya kakak gue ya kambing guling itu. Namun entah kenapa, sejak dulu pun gue enggak pernah tertarik atau penasaran sama rasanya daging kambing. Ditambah lagi, daging kambing ini nggak pernah dijadikan pilihan untuk lauk di rumah. Jadilah gue jauh sama yang namanya daging kambing. Hehehe. Nah, kemaren gue praktek bikin menu utama dengan bahan dasar daging kambing. Jadilah gue mencicipi daging kambing untuk yang pertama kalinya :)) Iga Kambing Bakaruntuk 1 piring Bahan: 250 gr iga kambing 1/2 sdt meat tenderlizer/paya bubuk 1 siung bawang putih, cincang halus 1 buah bawang merah, cincang halus 1/2 buah lime juice 1/2 sdt mustard 1/4 sdt L & P sauce 1/4 sdt herba yang tumbuh abadi, yang daunnya menyerupai jarum, yang mewangi sepanjang masa 1/2 sdt bubuk penyedap ayam 1/2 sdt merica 1/4 sdt garam Pelengkap: Black Pepper Sauce Daun Peterseli Daun sereh Cara membuat:1. Taburi iga kambing dengan meat tenderlizer/paya bubuk. Diamkan minimal selama 20 menit hingga empuk. 2. Rendam dengan bawang putih, bawang merah, lime juice, mustard, L & P sauce, herba-abadi-yang-mirip-jarum-dan-awet-wanginya, bubuk penyedap ayam, merica dan garam. Biarkan selama kurleb 20 menit hingga meresap. 3. Panaskan grill pan, bakar iga kambing setiap sisi selama 3 menit. Angkat. 4. Tuang dengan black pepper sauce, hias dengan daun peterseli dan daun sereh. Siap disajikan. Hmm, nyam-nyam! :9 Pesan: Selalu menarik untuk mencicipi sesuatu yang baru :) Pertanyaan: Apa sih yang gue maksud dengan herba-abadi-yang-mirip-jarum-dan-awet-wanginya? Yah, gini nih akibat ngeliat kerjaan mbak ini. Gue jadi penasaran untuk ngilangin satu huruf di resep gue. Wih, susah euy nemuin padanan si herba ituh. Bisa gila. Ayo, ayo, siapa menyusul? Kirimkan lipogram Anda dengan subjek "Lipogram Dong!" |